Menjadi Muslim di Jepang

Menjadi Muslim di Jepang

Harga    :  50.000

Penulis     : Suharyo Widagdo

Penerbit   : Ernest (CV. Achmad Jaya Group)

Halaman  :xi + 167 hlm; 14,8 cm x 21 cm

ISBN        :978-602-61917-8-6

 

Apakah orang Jepang punya agama? Itulah pertanyaan yang sering kita dengar. Jawabannya, punya dan tidak. Mengapa? Menikah umumnya pakai kristen, diberkati di gereja, tetapi meninggal umumnya pakai Budha dan dibakar diperabukan. Bahkan, di dalam salah satu buku pelajaran bahasa Jepang, Marugoto, juga dituliskan sebuah artikel tentang seorang pendeta Jepang yang menikah dengan tata cara kristen. Kalau ditanya agamanya apa?, dia geleng-geleng sambil ketawa ‘iranai’ (gak perlu) itu agama.

Memang orang Jepang tidak peduli dengan agama, dan agama bagi mereka sudah diluar dari pemikiran mereka ( out of mind). Mendakwahkan Islam kepada orang Jepang seperti kalau kita ngobrol sama batu, tak bergeming sama sekali.

Yah perkembangan Islam di Jepang memang termasuk sangat lambat, dan umat Islam terutama yang berdarah Jepang asli pun sangat sedikit dan sangat minoritas. Jepangpun termasuk wilayah paling akhir mengenal agama Islam. Agama Islam disana minoritas. Namun disana telah banyak didirikan masjid-masjid. 2 Masjid besar di Jepang adalah Masjid Camii Tokyo dan Masjid Kobe

Buku yang sederhana ini mengisahkan kegiatan dakwah Islam di negeri matahari terbit itu hingga akhirnya Islampun dapat terbit dan karena keterbatasan waktulah yang menyebabkan penulis hanya mengunjungi Masjid Camii Tokyo dan Masjid Kobe.

 

download versi ebook di https://play.google.com/store/books/details?id=XrRHDwAAQBAJ

Skills

, , , ,

Posted on

21/01/2018

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eleven + seven =