Melagukan Kamu

Melagukan Kamu

Harga    :  90.000

Penulis     : Judith Chung

Penerbit   : Ernest (CV. Achmad Jaya Group)

Halaman  :xi + 334 hlm; 13 cm x 19 cm

ISBN        :978-602-61917-2-4

Ini adalah sebuah kisah tentang seorang perempuan bernama Deluna. Seorang perempuan yang bisa dibilang tidak biasa, karena ia memiliki sudut pandang yang mungkin tidak sebiasa wanita pada umumnya. Untuk menikmati buku ini ada satu hal yang mungkin harus kamu lakukan. Jika kamu seorang pria, maka sebaiknya jangan menebak-nebak bagaimana jalan pikir seorang wanita, karena kamu tidak akan pernah tahu. Sedangkan jika kamu seorang wanita, maka sebaiknya jangan menebak-nebak bagaimana jalan pikir wanita ini pula, karena mungkin pada dasarnya semua pemikiran selain pemikiranmu adalah salah.

Deluna adalah peremuan yang bisa dibilang totalitas atas apapun yang ia yakini. Entah perihal mencintai ataupun perihal pandangan hidupnya. Ia memilih dicaci maki daripada hiduo dengan tidak menjadi dirinya sendiri. Ia memilih untuk diasingkan, karena bagi dirinya menjadi seperti kebanyakan wanita yang penuh drama itu sangat memuakkan. Sedangkan untuk perihal cinta, sama saja. Hanya ada satu yang ia inginkan didalam hidupnya, yaitu hidup dan mati dalam keadaan mencintai dan dicintai.

“Apa yang sebenarnya manusia cari didalam hidupnya? Kalaupun ada dari mereka yang menjawab perihal harta ataupun tahta, maka dengan senang hati aku akan tertawa selantang-lantangnya. Maaf, bukan aku ingin meremehkan mimpi mereka. Hanya saja,rasanya itu terlalu bercanda.” Begitu, katanya.

Ya, baginya.. hidup adalah semu. Tidak ada orang yang tahu pasti apa yang akan terjadi dengan masa depannnya. Tidak ada yang tahu pasti kapan ia mati atau apapun itu.

Baiklah, cerita ini dimulai sejak Deluna masih sangat belia. Ia belum mengerti apa itu cinta, ia hanya cukup sering mendengar orang yang ia anggap dewasa menyebut kata itu, namun tidak dengan merasakannya.  Sampai pada akhirnya ia bertemu dengan seorang lelaki bernama Leonel pada suatu acara. Saat itu, ia masih berumur 13 tahun. Deluna merasa tertarik dengan sosok Leonel yang ia pikir cukup tampan dengan gaya sembrononya.Namun sayang, Deluna yang saat itu gemuk dan chubby tidak bisa menarik perhatian Leonel dan Leonel justru tertarik dengan teman Deluna yang bernama Putri. Pertemuan mereka bisa dibilang cukup singkat, hanya beberapa jam. Hanya, pada hari yang ia anggap istimewa itu. Karena bisa dibilang, hari itu adalah kali pertama Deluna merasa tertarik pada lawan jenisnya.

Tahun-tahun berlalu. Deluna kembali dipertemukan dengan Leonel dengan unsur ketidaksengajaan. Kini mereka sudah remaja dan sudah duduk dibangku SMA. Ternyata, keberuntungan berpihak pada Deluna. Tidak lagi dengan teman Deluna, kali ini Leonel justru jatuh hati pada Deluna remaja yang mungkin bisa dibilang jauh berbeda dibandinkan dengan Deluna saat masih SMP.

Mereka akhirnya berpacaran. Deluna merasa bahwa ia dan Leonel adalah pasangan yang bahagia, saling melengkapi satu sama lain. Ternyata keadaan yang ada tidak seperti yang perempuan ini lihat. Ya, pada kenyataannya,  menjalin hubungan bertahun-tahun tidaklah menjadi suatu jaminan untuk bisa memahami bagaimana perasaan pasangan. Terkadang apa yang pasangan kita perlihatkan tidak sesuai dengan apa yang ia rasakan. Itupun berlaku untuk Leonel. Selama ini, Deluna merasa sudah memahami Leonel, namun sayang.. pada dasarnya ia tidak tahu-menahu tentang apapun perkara hati pasangannya itu.

“Aku memang tidak pernah mengerti tentang arti lagu yang selalu Leonel nyanyikan. Apakah itu untukku? Apakah dia hanya sekedar menyukai lagu itu? Atau.. memang ada kisah dari orang lain, mungkin dimasalalu atau masa sekarangnya, yang ia jadikan alasan untuk menyukainya? Aku memang tidak pernah mengerti mengapa ia memilih suatu tempat untuk makan malam kami. Apakah karena makanan yang disajikan memang enak? Apakah tempatnya nyaman? Atau.. Leonel terbiasa datang bersama kekasihnya dulu? Sejauh ini, aku hanya bisa mengira-ira saja.” Kata Deluna.

Ya, Leonel ternyata masih menyimpan rasa kepada perempuan lain bernama Bella. Bella adalah sahabat kecilnya yang ia anggap sangat mencintainya dibandingkan dengan perempuan manapun juga. Sampai-sampai terkadang ia menganggap Deluna sebagai Bella. Sehingga memperlakukannya dengan cara yang sama. Kiranya itu yang menjadikan Deluna terlalu percaya diri dan menganggap Leonel sangat mencintainya.

Deluna sangat hancur mengetahui kenyataan yang sebenarnya. Hingga pada akhirnya, beberapa tahun kemudian ia bertemu dengan lelaki lain. Lelaki yang merubah hidupnya, mencintai dia dengan sepenuhnya dan benar-benar tidak menyimpan secuil rahasia tentang hidup si lelaki itu sendiri. Ya, Roderico.. dia hanya mencintai Deluna.

Lain dari kisah cintanya dengan Leonel yang terlihat sangat bahagia hingga akhirnya terkuak semua masalahnya, kisah Deluna dan Roderico lebih berwarna. Mereka saling mencinta dan karenanya banyak cobaan yang menimpa mereka. Mulai dari Leonel yang datang lagi, karena merasa Deluna adalah yang terbaik dan bukanlah Bella yang seharusnya bersamanya. Sampai dengan orangtua Leonel yang akhirnya tidak bisa menerima Deluna karena suatu alasan.

Katanya.. “Aku tidak mau diduakan, karenanya aku tidak mau menduakan, itu sangat memalukan.”

Deluna sangat menyesal atas apa yang telah terjadi. Atas ia yang telah mempersilakan Leonel datang kembali ataupun tentang ia yang menganggap kurang memperlakukan Roderico dengan baik. Padahal sejatinya, Deluna adalah yang paling gila dalam mencinta. Ia tidak pernah mempersilakan adanya orang ketiga didalam suatu hubungan.

 

Bisa didapatkan di playstore [https://play.google.com/store/books/details/Judith_Chung_Melagukan_Kamu?id=9KI4DwAAQBAJ

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 + 8 =